KELAS pameran otomotif yang diselenggarakan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun ini mengalami peningkatan. Perhelatan yang diselenggarakan Jumat (21/07) hingga 30 Juli mendatang bukan lagi berkelas lokal tetapi berubah menjadi berskala international. Nama acara pun berganti menjadi Indonesia International Motor Show 2006 (IIMS), dari sebelumnya Gaikindo Auto Expo (GAE). Seiring dengan pergantian nama tersebut, akan lebih banyak teknologi otomotif terbaru yang tampil dari perhelatan sebelumnya.
Perubahan nuansa pameran ini bisa terjadi, karena sejak awal tahun ini secara resmi Gaikindo bergabung menjadi anggota OICA, (Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles). Pameran mobil Gaikindo pun tercatat dalam kalender OICA sehingga dunia internasional bisa mengetahui kalau Indonesia juga memiliki even kelas dunia.

“Pameran otomotif kali ini diselenggarakan dalam format yang lebih besar dan lebih baik. Dengan dukungan dari organisasi internasional OICA, pameran akan menjadi sesuatu yang berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya,” kata Bambang Trisulo, Ketua Umum Gaikindo. Adapun tema acara yang dipilih adalah ”Charging the Vehicle for the Earth”. Dengan tema ini diharapkan produk otomotif yang hadir di pameran, bernuansa ramah lingkungan.

Pameran yang berlangsung di Jakarta Convention Center ini akan diikuti oleh berbagai pabrikan mobil dunia seperti dari Jepang, Korea Selatan, Prancis, Jerman, dan AS.

Dalam IIMS 2006 ini, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tak mau kalah dengan meluncurkan Daihatsu Xenia VVT-i yang berpenampilan serba baru, mulai dari eksterior, interior, hingga mesinnya. Pemakaian mesin VVT-i ini merupakan perubahan terbesar Xenia sejak diluncurkan Januari 2004 setelah sebelumnya hanya penambahan fitur power steering pada Juli 2005.

Keunggulan yang ditawarkan Daihatsu Xenia VVT-i terbaru ini adalah mengusung mesin VVT-i (variable valve timing-intelligent), dilengkapi catalytic converter sehingga lebih ramah lingkungan. Meskipun menggunakan catalytic converter, Daihatsu tidak mengharamkan bensin bertimbal. Meski menggunakan bensin bertimbal, Daihatsu memastikan kondisi dan kinerja mesin tidak terpengaruh setelah melewati uji jalan hampir 40.000 km.

Penambahan sistem VVT-i ini meningkatkan performa berkendara menjadi lebih bertenaga dengan tenaga maksimum yang lebih besar, sekaligus lebih efisien bahan bakar.

Selain itu, mesin ini juga telah memenuhi standar emisi gas buang Euro II, dengan dilengkapi catalytic converter, yang menjadikannya lebih ramah lingkungan.

Kelebihan mesin ini menurut Loman, lebih hemat dari mesin lama. Pengujian Astra Daihatsu Motor menunjukkan mesin 1.3 nyaris sama dan mesin 1.0 liter 7% lebih hemat.

Pencarian Kata Kunci Untuk Artikel ini :


Categories: Daihatsu Xenia   |  Posted on
Tags: ,

comments

Leave a Comment

Your Rating:
0 1 2 3 4 5

*